0


Saat ini setia orang yang berminat untuk melakukan pembelian sebuah tempat tinggal dapat lebih mudah dengan adanya sistem KPR atau kredit pemilikan rumah yang ditawarkan oleh pihak bank. Hal ini tentunya menjadi sebuah kabar baik bagi setiap orang terutama bagi kalangan pegawai tetap atau wirausaha yang tidak memiliki kemampuan membeli sebuah rumah dengan sistem tunai. Bahkan setiap orang dapat menggunakan kalkulator KPR sebagai simulasi guna mengetahui kesanggupan membayar cicilannya. Simulasi tersebut berupa sebuah halaman website yang mudah untuk digunakan. Dan bagi anda yang tidak memiliki cukup banyak uang untuk dana uang muka KPR, maka anda pun dapat menggunakan cara berikut ini dalam mendapatkan sebuah hunian tanpa memerlukan sebuah DP:

1 . Langkah pertama, carilah rumah bekas yang akan dijual. Pastikan properti tersebut masih layak untuk ditempati dan berlokasi di tempat yang aman dan nyaman serta bukan sebuah properti yang sedang terjadi sengketa. Lakukanlah negosiasi bersama pemilik tempat tinggal tersebut. dan usahakanlah harga rumahnya harus berada pada kisaran 70% dari nilai taksi bank. Misalnya total taksiran bank terhadap rumah tersebut sekitar Rp.200.000.000, maka tawarlah hingga mencapai harga Rp.140.000.000 lalu buatlah kesepakatan dengan pemiliknya bahwa pembelian akan dilakukan dengan menggunakan sistem KPR.

2 . Setelah kesepakatan didapatkan dengan penjual rumah, maka ajukanlah rumah tersebut pada pihak bank. Ajukanlah dengan nilai atau harga sebesar Rp.200.000.000. Guna mengetahui kemampuan pembayaran cicilan, lakukanlah sebuah simulasi melalui kalkulator KPR yang telah diberikan oleh pihak bank melalui sebuah portal berupa halaman website.

3 . Setelah disetujui nantinya anda akan diminta untuk melakukan pembayaran sebesar 30% dari harga awal properti yang anda ajukan tersebut. Dengan demikian, anda pun tidak memerlukan uang muka karena down payment yang diminta karena harga jual rumah yang disepakati adalah Rp.140.000.000 jadi dana uang muka sebesar Rp.60.000.000 dapat langsung anda berikan pada pihak bank. Kemudian anda pun dapat memiliki sebuah tempat tinggal yang layak untuk dihuni bersama keluarga tercinta.

Dikirim pada 19 Februari 2016 di Properti


Sudah menjadi syarat kpr untuk setiap permohonan dengan memberikan uang muka sebesar 30% dari harga properti yang telah ditentukan setiap bank. Dan itu juga merupakan cara untuk meringankan biaya untuk memiliki hunian yang nyaman dibandingkan dengan mengumpulkan banyak uang agar bisa membeli satu rumah yang diinginkan. Terutama bagi anda yang berprofesi sebagai karyawan dan seorang wiraswasta sangat menguntungkan sekali dan juga bila anda seorang karyawan tetap dan memiliki pengalaman 2 tahun bekerja maka akan cepat disetujui oleh pihak yang bersangkutan. Dan satu lagi hal ini juga bisa dijadikan sebagi investasi jangka panjang dengan cara dijual ataupun disewakan setelah bayaran cicilannya dilunasi.
Meskipun cicilannya belum selesai properti yang anda beli melalui kpr dapat langsung disewakan. Bukan hanya itu saja bahkan uang yang diperoleh dapat dijadikan untuk pembayaran cicilan. Sebaiknya anda mempersiapkan down payment. Akan tetapi bila tidak mempersiapkannya ada alternatif lain agar pembelian tidak menggunakan uang muka atau dp. Tentunya syarat untuk mengajukan kpr pada umumnya harus dilengkapi Tapi hal ini hanya bisa dilakukan oleh orang yang tengah mengajukan tempat tinggal bekas atau second. Dan untuk memilih rumah second sebaiknya anda survei terlebih dahulu dari pada langsung saja membeli nantinya pasti akan menyesal dan juga bernegoisasi harga agar anda mendapatkan harga yang diinginkan. Untuk sekarang saya akan membahas alternatif untuk membeli sebuah hunian tanpa menggunakan uang muka, sebagai berikut:
1 . Hal yang pertama harus dilakukan adalah mencari seseorang yang mau atau berminat untuk menjual rumahnya. Akan tetapi pilihlah rumah yang sesuai dengan keinginan anda. Selain itu hindarilah rumah yang sedang dalam masalah dan juga usahakan memilih rumah yang tidak mudah terkena banjir sehingga oleh pihak bank akan dipermudah dalam proses penyetujuannya.
2 . Untuk selanjutnya bila sudah termasuk ke dalam kriteria yang anda inginkan adalah negoisasi harga. Maka tawarlah rumah yang tadi anda inginkan sebesar 70% dari harga properti yang telah di sediakan oleh bank dan ketika tawar menawar tidak meilibatkan pihak dari bank. Setelah itu buatlah kesepakatan dengan pemilik rumah bahwa hal ini dilakukan dengan sistem kpr.

Dikirim pada 01 Oktober 2015 di Properti


KPR adalah singkatan dari Kredit Pemilikan Rumah, yaitu pembiayaan untuk pembeli rumah dengan skema pembiayaan sampai dengan 90% dari harga rumah. Biasanya KPR disediakan oleh perbankan, namun sekarang sudah terdapat beberapa perusahaan pembiayaan yang menyalurkan pembiayaan dari lembaga sekunder untuk pembiayaan perumahan (housing financing).
Pengembang biasanya sudah bekerja sama dengan bank untuk mempermudah proses pengajuan KPR. Oleh sebab itu, salah satu pertimbangan saat membeli rumah adalah bank yang menyalurkan KPR. Berikut ini adalah beberapa tips dalam memilih kpr rumah murah berkualitas yaitu, perhatikan beberapa hal yang cukup penting sebelum kita membeli rumah seperti, fasilitas yang terdapat di area rumah, lokasi tempat dan lingkungan dimana rumah itu dibangun apakah strategis atau tidak,dan juga memiliki lingkungan yang baik dengan dikelilingi oleh masyarakat yang baik juga tidak berada disekitar kawasan yang kumuh dan padat penduduk, kemudian pastikan konstruksi bangunan yang digunakan apakah berbahan dasar bagus dan dibangun dengan konstruksi yang kuat.
Setelah memperhatikan beberapa hal tersebut, barulah kita mulai untuk memerhatikan harga yang ditawarkan dari rumah tersebut. Usahakan cari rumah yang tidak memiliki angsuran dengan biaya yang tinggi agar kita tidak menjadi terbebani dalam mencicil biaya bulanan angsuran dari rumah tersebut. Dan yang terpenting apabila anda memilih jasa bank dalam kpr rumah, pilihlah bank yang sudah terpercaya dan berpengalaman dalam melakukan kpr rumah. Itulah tips dalam memilih kpr rumah berkualitas dan semoga bermanfaat.

Dikirim pada 10 September 2015 di Properti


Cara pembayaran dengan menggunakan system kredit sekarang ini menjadi sebuha solusi untuk mengatasi permasalahan dana dalam membeli sebuah barang yang dibutuhkan. Hampir semua penduduk negeri ini pernah merasakan cara seperti itu untuk membli sesuatu. Apalagi sekarang ini banyak perusahaan dagang yang justru menawarkan barang seperti kendaraan dengan pembayaran secara kredit. Begitu juga dengan rumah, sekarang ini siapa saja bisa memiliki rumah yang layak huni dengan cara mencicilnya setiap bulan walaupun dalam jangka waktu yang lama. Selain rumah baru yang dikredit, ternyata ada yang lebih menguntungkan yaitu rumah over kredit. Disebut menguntungkan karena harganya yang lebih rendah serta jika beruntung rumah tersebut sudah dimodifikasi.


Dalam membeli dan mencari rumah over kredit, kita mesti hati-hati dan ada beberapa hal yang harus anda perhatikan supaya anda tidak menyesal pada akhirnya yaitu diantaranya adalah :


Cek alasan dijual
Jika ada rumah bagus yang dijual dengan harga yang murah mungkin menjadi tanda Tanya dalam pikiran anda. Ada banyak alasan kenapa orang menjual rumah atau over kredit yang salah satunya adalah karena keperluan pemilik rumah atau tidak merasa betah. Jika alasannya masuk akal seperti harus pindah karena tugas atau juga butuh uang untuk keperluannya, maka anda tinggal sambut saja dan itu menjadi sebuah keberuntungan bagi anda. Namun jika alasannya tidak logis maka sebaiknya abaikan saja. Selain bertanya kepada pemilik, Tanya juga tetangganya ataupun kerabat. Bahkan kalau bisa tanyakan alasannya kepada aparat disana seperti Rt dan Rw.


Mengurusi proses prosedur yang benar
Dalam membeli rumah yang masih dalam tahap cicilan tentunya tidak semudah membeli rumah baru. Yaitu tidak cukup hanya dengan administrasi antara penjual dan pembeli, melainkan juga harus mengurusi kepada yang menjamin cicilan tersebut yaitu pihak Bank. Uruslah berbagai hal yang berkaitan dengan jual beli dan juga pindah nama kredit kepada anda sehingga tatkala lunas maka sertifikat akan ditulis atas nama anda. Bahkan kalau tidak repot dan untuk kekuatan hukum yang kuat, sebaiknya menggunakan jasa notaris dalam menyelesaikannya.

Dikirim pada 07 September 2015 di Properti


connect with ABATASA