0


Tidak perlu disangsikan lagi transaksi jual beli rumah yang terjadi selalu memberikan keuntungan bagi pihak yang terkait, mulai dari tenaga penjual bisa sales rumah tersebut atau makelar (broker), pemilik rumah, notaris, pihak pertanahan, dan sebagainya. Keuntungan yang ditawarkan bagi pemilik rumah bisa jadi cukup luar biasa, karena biasanya rumah dijual dengan harga yang jauh lebih lebih mahal disaat membeli. Dari sini sebenarnya sudah bisa dilihat prospek dari bisnis ini adalah sesuatu yang sangat menjanjikan, apalagi prospeknya untuk jangka panjang.
Berikut ini beberapa bisnis yang terkait dengan bidang ini yang juga masih sangat menunjungkan bahwa bisnis jual beli rumah ini adalah sesuatu yang masih sangat protensial untuk dikerjakan.
1. Bisnis kontraktor
Bisnis kontraktor adalah salah satu bisnis yang masih berkaitan dengan adanya bisnis rumah. Bisnis kontraktor adalah lebih kepada tentang bagaimana membuat rumah, keberadaan bisnis ini erat kaitannya dengan rumah atau properti pada umumnya, apabila bisnis rumah (jual beli properti) tidak ada maka tentunya tidak akan ada peminat untuk terjun di bisnis kontraktor ini, tapi nyatanya perusahaan kontraktor rumah banyak dan semakin berkembang ini menunjukan prospek jual beli properti khususnya rumah masih sangat menjanjikan.
2. Bisnis kos
Bisnis kos adalah salah satu pengembangan dari kepemilikan rumah, apabila bisnis kos ini adalah bisa berjalan dengan baik karena banyaknya permintaan dari mahasiswa yang semakin banyak jumlahnya ditiap kota-kota besar, maka tentunya bisnis jual beli properti juga akan banyak. Dari sini juga bisa dilihat bahwa bisnis jual beli properti adalah sesuatu yang bagus.
3. Bisnis warung makan
Bisnis warung makan bisa juga ditempatkan didepan rumah kos, dan merupakan pengembangan pemanfaatan adanya keramaian (kerumunan mahasiswa pada satu tempat yaitu kos) dari bisnis jual beli properti khususnya rumah, sebab tanpa adanya rumah kos, maka tidak akan ada keramaian untuk menarik penjualan lebih lagi dari adanya warung ini. Maka itu adanya warung model ini cukup banyak karena adanya rumah kos sehingga tentunya mereka membuka warung ini dengan pertimbangan pesatnya perkembangan rumah kos, yang artinya bisnis jual beli untuk rumah ini sangat menarik dan memiliki prospek cukup baik.

Dikirim pada 11 Agustus 2015 di Properti


Kredit pemilikan rumah atau KPR saat ini menjadi salah satu pilihan tepat bagi setiap orang yang ingin memiliki sebuah hunian, terutama bagi yang baru melangsungkan pernikahan. Kini baik karyawan maupun usahawan yang menggeluti dunia bisnis dapat memiliki rumah dengan segera tanpa harus menunggu waktu lama. Setiap orang dapat menghuni sebuah tempat tinggal baru untuk keluarganya hanya dengan membayar down payment atau DP senilai 20 – 30 % dari harga rumah tersebut. Selain itu, rumah dapat dihuni tanpa harus selesai dulu cicilannya. Banyak keunggulan lainnya dari kredit pemilikan rumah tersebut yang dapat anda jadikan pertimbangan untuk dapat memilikinya.
Proses pengajuannya sangat mudah dan cepat selain itu suku bunganya pun kompetitif. Bagi anda yang berminat untuk mengajukan permohonan KPR berikut akan saya paparkan beberapa hal yang harus anda persiapkan terlebih dahulu sebelum pengajuannya:
1 . Syarat Utama
Pemohon haruslah warga negara Indonesia atau berdomisili di Indonesia dengan umur minimal 21 tahun atau telah melangsungkan pernikahan. Memiliki NPWP pribadi serta memiliki pekerjaan tetap sebagai wiraswasta/usaha/profesional.
2 . Biaya
Biaya awal yang dibutuhkan yakni seperti administrasi, provisi, premi asuransi jiwa, bencana alam dan kebakaran serta biaya notaris. Untuk biaya lainnya anda hanya menyediakan persiapan uang muka untuk pembelian kredit rumah tersebut.
3 . Dokumen Pemohon
Setiap pemohon wajib untuk menyiapkan beberapa dokumen penting yang diwajibkan oleh pihak bank yakni seperti form aplikasi kredit, pas foto terbaru pemohon dan pasangannya, copyan kartu identitas seperti KTP, kartu keluarga, surat nikah/cerai. Copyan SK pengangkatan pegawai tetap, slip gaji asli terakhir ataupun surat keterangan penghasilan, copyan tabungan/giro di bank minimal 3 bulan terakhir, NPWP pemohon untuk kredit 100 juta,SPT Pph Ps. 21 untuk kredit 50 juta sampai dengan 100 juta, fotocopy akta pendirian perusahaan berikut perubahannya, TDP, SITU dan SIUP, fotocopy surat izin praktek dan SHM/IMB/ dan SHGB.
4 . Mendatangi Bank
Setelah semua persiapan di atas selesai, anda pun dapat langsung mendatangi pihak bank yang akan anda ajukan kredit rumah tersebut.

Dikirim pada 10 Agustus 2015 di Properti
Awal « 2 3 4 5 » Akhir


connect with ABATASA