0


Bagi wanita muslim, menggunakan hijab merupakan suatu kewajiban. Di Indonesia sendiri, sebagai negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia, menjadikan kebutuhan akan pakaian hijab trendy pun sangat tinggi di pasaran. Berbagai jenis hijab pun bermunculan seiring dengan desakan tren dan tingginya permintaan pasar, seperti hijab pashmina, hijab segiempat, hijab ala urban, hingga tren hijab dengan membawa embel-embel artis, seperti hijab zaskia, dan lain sebagainya.

Dalam menjadi wanita berhijab, tidak hanya penting untuk menjaga penampilan tetap trendy dan sesuai syariah, namun juga merawat kain hijab tak kalah pentingnya lho. Untuk selalu menjaga hijab kesayangan tetap awet, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan merawatnya sebaik mungkin. Lalu, apa saja sih memangnya yang harus dilakukan dalam merawat pakaian dan kerudung hijab? Nah berikut ada beberapa info dan tips penting ketika merawat pakaian hijab yang mudah dilakukan di rumah, diantaranya adalah:

Awas hati-hati ketika mencucinya. Jangan terlalu keras mengucek kain hijab karena bisa merusak tekstur dan serat kainnya.

Jangan terlalu lama dijemur dibawah terik matahari, karena bisa membuat warna hijab jadi luntur atau pudar

jangan terlalu lama direndam di air ketika mencuci

Pisahkan hijab berwarna dengan hijab warna putih agar tidak terkena lunturan warna dan menjaga warna putih pada kain hijab tetap awet

Jika perlu, tambahkan pelembut pakaian di air bilasan terakhir.

Sebagai tips, anda bisa menggunakan Molto White Musk pada air bilasan terakhir sebelum dijemur. Molto White Musk akan membantu menjaga kelembutan kain hijab, serta memberikannya aroma parfum khas yang tahan lama. Ketika sudah dicuci, pakaian hijab sudah tidak perlu lagi disemprot parfum karena wangi khasnya sudah menempel hingga ke serat kain. Selain bisa memberikan keharuman pada hijab, Molto White Musk juga mampu melembuktan kain hijab. Dengan hijab yang lembut dan wangi, tentu anda pun akan lebih nyaman ketika memakai hijab tersebut kapan saja dan di mana saja.

Dikirim pada 16 Februari 2017 di Busana Muslim


Bahan pakaian yang digunakan ketika bepergian ke pantai, seperti pakaian renang, celana pendek dan lain sebagainya biasanya menggunakan bahan khusus. Bahan ini harus tahan terhadap panasnya pantai namun harus tetap membuat pemakainya merasa dingin dan elastis karena aktivitas di pantai biasanya sangat banyak.



Jenis pakaian di tempat seperti ini biasanya terdiri atas warna-warna terang yang tipis. Kain yang panjang, atasan yang longgar, biasanya terbuat dari tunik maupun kaftan, bisa jadi bahan yang cocok untuk digunakan oleh kaum perempuan. Untuk pakaian renang, terutama bagi wanita, bukan hanya harus melindungi, tetap juga ada segi artistiknya sehingga modelnya pun beragam. Pakaian renang bagi perempuan juga dapat menampilkan sisi elegannya.



Untuk kaum pria, celana pendek Surfer biasanya menjadi pilihan. Celana seperti ini terbuat dari bahan sintetis yang cepat kering. Ini adalah jenis pakaian santai yang banyak digunakan. Bertelanjang dada atau menggunakan kemeja berbahan tipis juga sering dipilih. Kemeja ringan ini memberikan kesegaran bagi pemakainya di tengah-tengah panasnya pantai.



Untuk motif bahan pakaian di pantai cenderung didominasi motif bunga-bunga dengan warna kain yang terang. Ini berlaku baik untuk pria maupun wanita. Tentu pilihan tersebut bukan tanpa alasan. Motif bunga dapat memberikan kesan santai dan nuansa alami ketika pergi ke pantai sedangkan warna terang bertujuan untuk menetralisir cahaya matahari agar tidak terlalu banyak menyerap panas. Karena jika memang pakaian berwarna gelap atau hitam cenderung lebih banyak dan lebih cepat menyerap panas. Jika kita terlalu kepanasan, maka aktivitas di pantai pun menjadi kurang mengasyikkan.

Dikirim pada 15 Januari 2015 di Kesehatan


Hi Ladies!!! Coba tengok lemari baju yuk. Dari sederetan baju atau pakaian yang tertata rapi di lemari pasti ada doong pakaian favorit yang gak pernah absen dipakai dalam aktivitas sehari-hari. Masalahnya bagaimana kalau pakaian favorit kita itu mudah luntur, warnanya kusam karena memudar, atau bisa saja terkena lunturan dari pakaian yang lain. Pastinya engga banget kan? Jadi apa sih penyebab lunturnya bahan pakaian yang kita gunakan? Baiklah saya akan ulas sedikit mengapa hal itu terjadi dan bagaimana cara mengatasinya.

Setiap orang pasti menginginkan pakaian yang dikenakannya tetap kelihatan bagus, warnanya tetap cerah dan tidak kusam. Tidak semua bahan pakaian terbuat dari serat kain yang memiliki kualitas bagus sehingga warnanya tidak mudah luntur atau kusam setelah beberapa kali pencucian. Perlu ladies ketahui banyak sekali pakaian yang kita kenakan terbuat dari bahan sintetis, misalnya saja yang terbuat dari bahan polyester. Pakaian dengan bahan seperti ini rentan sekali mengalami kelunturan. Hal ini dikarenakan proses pewarnaan pada pakaian dengan bahan tersebut yang tidak sempurna. Lalu bagaimana sih cara mengatasi masalah seperti itu? Tidak perlu ribet, karena caranya mudah saja. Sebelum proses pencucian jangan lupa pisahkan pakaian yang mudah luntur dengan yang tidak. Pisahkan juga pakaian sesuai warnanya yah. Selain itu, gunakan pula deterjen RINSO yang ampuh membasmi noda dan tentunya tidak merusak bahan yang kita gunakan. Sehingga pakaian favorit kita bersih sempurna dan warnanya tidak mudah luntur, tidak kusam, tetap cerah seperti warna aslinya.

So, bye bye pakaian kusam. Selamat mencoba. ^_^

Dikirim pada 24 November 2014 di Teknologi


connect with ABATASA